Belajar Non Relational Database dengan MongoDB

Hallo readers, terimakasih telah menjadi pengunjung setia blogku, di kesempatan ini aku akan melanjutkan tentang MongoDB yang dipostingan sebelumnya sudah dibahas. Mungkin di kesempatan sebelumnya telah dijelaskan sedikit tentang MongoDB, nah di kesempatan ini akan membahas bagaimana caranya menggunakan MongoDB. Untuk menggunakan MongoDB, buka file mongo.exe didalam folder bin yang berada di directory C:\Program Files\MongoDB\Server\4.2. Oh iya, tapi sebelum menjalankannya pastikan readers sekalian sudah memiliki aplikasi MongoDB yang dapat di unduh disini, lalu pilih sesuaikan OS pada Komputer readers sekalian, jika sudah lakukan installisasi seperti biasa, setelah melakukan installisasi readers sekalian baru bisa menjalankan file mongo.exe tersebut.
Dalam NoSQL terutama MongoDB  perintah yang digunakan dalam menjalanan database tidak berbeda jauh dengan RDBMS hanya saja perintah yang digunakan lebih mudah, sebagai contoh berikut ini:
-          Untuk melihat daftar database yang ada di server MongoDB 

Show dbs digunakan untuk menampilkan/ mengetahui semua database yang ada pada server MongoDB, Berarti di server MongoDB sudah terdapat 3 buah database: admin, config dan local.

-          Untuk membuat database
Menggunakan perintah use nama_database misal use coba, Jika database nya belum ada maka akan otomatis di buatkan dan digunakan, namun jika database sudah ada maka akan langsung digunakan atau di buka. Pembuatan database dalam MongoDB hampir mirip dengan menggunakan database dalam SQL. Jadi dengan use kita bisa langsung menggunakan database tersebut, namun database ini tidak akan tersimpan jika belum ada data.

-       Menghapus database
Untuk menghapus database, kita harus menggunakan database yang akan di hapus terlebih dahulu. Misal database yang digunakan bernama coba, berikan perintah use coba kemudian baru db.dropDatabase().

-       Mengisikan data ke dalam collection
Dengan perintah insert biasa, user dari MongoDB dapat menambahkan data lebih dari satu, akan tetapi dengan menggunakan perintah ini tidak ditampilkan object id dari data yang di masukkan dan ditampilkan keterangan hasil perintah dari insert tersebut. Pada setiap record, otomatis akan di buatkan id yang merupakan primary key pada sebuah collection.


Dengan perintah ini menambahkan record atau data yang lebih dari satu atau berupa array. Dengan perintah ini tidak bisa menginputkan data hanya satu, Perintah ini memiliki sifat seperti insertOne yang akan menampilkan objectId per data yang di tambahkan.

-       Menampilkan data di dalam collection

       Dengan perintah find yang dijalankan pada collection maka data dalam collection tersebut dapat ditampilkan, perintah find dapat diikuti beberapa perintah antara lain memberikan parameter sebagai kriterianya dan bisa juga ditambahkan pertintah pretty supaya lebih tertata rapi dan lebih enak di lihat.

-       Mengedit data di dalam collection

Update pada mongoDB ini secara default hanya akan mengupdate satu data atau satu nilai. yang di maksudkan satu data di sini adalah satu id bukannya satu coloumn atau field.

-       Menghapus data di dalam collection
Jika penghapusan data di atas digunakan, kita akan menghapus data yang tidak digunakan misal dalam suatu data, satu field yang akan di hapus.

Penjelasan diatas merupakan perintah – perintah dasar dalam mengoperasikan MongoDB, mungkin dari beberapa readers masih penasaran dengan perintah – perintah dalam mengoperasikan MongoDB, readers sekalikan dapat klik disini atau disini untuk menambah pengetahuan tentang MongoDB.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PESONA 2018 Chapter 2

Non Relational Databse: InfluxDB

First Day