Non Relational Database: Graph Database
Hallo, teman - teman, yang masih setia membaca blog ini. Di pembahasan kali ini kita akan membahas Graph Database. Apa itu Graph Database? Graph Database adalah model penyimpanan data menggunakan prinsip Teori Graph, dimana entri data dilambangkan sebagai Node dan juga Edge yang menjadi penghubung setiap Node.
Contohnya seperti diatas, jadi setiap node akan terhubung ke node lain dan juga setiap node bisa mempunyai banyak properti. Untuk Graph sering digunakan untuk merepresentasikan sebuah objek dan hubungannya dengan objek lain. Graph pada dasarnya mempunyai komponen berupa simpul dan sisi dan pada graph tersebut sehingga membentuk graph terbuka dan graph tertutup sehingga membentuk sejumlah lintasan dan sirkuit. Mengapa kita harus menggunakan Graph Database? Karena Graph Database memiliki data:
- Performa yang baik untuk deep traversal
- Modeling yang kaya
- Hanya menggunakan sekali query dapat melakukan collaborative filtering untuk recommendation engine
- Query yang tidak terbatas ukuran dan kedalamannya
- Dapat mengakomodir relasi data yang kompleks
Dibanding dengan relational database, Graph Database sering lebih cepat untuk himpunan data asosiatif, dan memetakan lebih langsung ke struktur aplikasi berorientasi objek (object-oriented application). Database ini dapat diskala lebih alamiah ke himpunan data lebih besar karena umumnya tidak membutuhkan operasi "join" yang mahal. Karena kurang tergantung dari skema kaku, mereka lebih cocok untuk dikelola secara ad hoc dan data yang berubah-ubah dengan skema yang terus diperbarui. Sebaliknya, relational database umumnya lebih cepat dalam mengerjakan operasi yang sama dengan jumlah elemen data yang lebih banyak. Alasan lain yaitu, graph databases lebih fleksibel. Artinya, kita dapat menambahkan node, label, atau subgraph tanpa harus ‘mengganggu’ fungsionalitas yang sudah ada sebelumnya.
Produk - produk yang menggunakan Graph Database adalah
- Neo4J
- FluxGraph
- Titan
- Orient Database
- FLok Database
- Dan masih banyak lagi
Salah satu hal yang terkait dengan GraphDB adalah Apache TinkerPop.
Apache TinkerPop™ adalah open source Graph Computing Framework. Di dalam dirinya sendiri, TinkerPop mewakili banyak koleksi kemampuan dan teknologi dan, dalam ekosistemnya yang lebih luas, dunia tambahan yang diperluas dari perpustakaan dan sistem grafik pihak ketiga. Ekosistem TinkerPop dapat terlihat rumit bagi pendatang baru dari semua tingkat pengalaman, terutama ketika melirik dokumentasi referensi untuk pertama kalinya.

Komentar
Posting Komentar